Perjalanan Pertama
Pagi menjelang, rencana yang telah disusun sedemikian rupa telah didepan mata. Lucu sekali, perjalanan pertama bersama orang-orang yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Kubersiap untuk pulang kerumah karena harus menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah sebelum aku pergi. Menit berganti menit kemudian jam berganti jam, membuatnya sedikit harus terburu-buru. Entah mengapa, aku memiliki energi yang sangat banyak pada hari itu. Sangat menyenangkan sekali sampai senyum tak luntur diwajahku saat menaiki krl menuju stasiun tujuan. Sesampainya disana kami langsung berangkat mengingat waktu akan semakin malam apabila kita berlama-lama.
Perjalanan menuju Sukabumi menjadi sangat menyenangkan sekaligus menyebalkan. Dia membawa kendaraan dengan kecepatan yang tinggi, selain itu kami berpuasa dan berbuka di jalan. Dia memutuskan untuk tidak berhenti di masjid terdekat katanya, "Qada saja, kita musafir sebentar lagi akan sampai" saat itu aku kesal sekali karena takut terjadi apa-apa karena meninggalkan ibadah dan karena dia mengendarai dengan kecepatan yang tergolong tinggi.
Tak lama kemudian, sampailah kami ditujuan utama sebuah rumah pertama yang kusinggahi sejauh ini. Kami memutuskan untuk memakan suguhan bakso yang disediakan oleh kawan kami, pada saat itu dia duduk disampingku. Aku mengingatnya dengan jelas, dia berbicara dengan sahabatnya dan aku dapat menarik kesimpulan bahwa dia sama sepertiku.
Perjalanan pertama yang aku ingat dan setiap detail tentangnya entah mengapa masih segar diingatan. Akan kuceritakan lagi esok hari.
Komentar
Posting Komentar